Grafik (Chart)

Di Trading Forex dilengkapi pula dengan grafik pergerakan harga yang biasa disebut dengan Charting, dan Charting dapat pula dilengkapi dengan indicator-indicator yang di mana berguna untuk analisis secara teknikal (untuk pengguna software MetaTrader dapat meng-klik kanan mouse Anda di posisi grafik untuk memunculkan indicatornya).

 

Di samping itu grafik dapat pula diset pembacaannya berdasarkan dari jeda waktu per-menit, per-jam, per-hari, per-minggu, dan bahkan per-bulan. Sehingga dapat Anda gunakan untuk analisa Anda secara historical maupun acuan trading Anda. Dan dengan grafik dapat mempermudah pembacaan pergerakan harga dari tiap-tiap mata uang. Bila Anda pengguna software MetaTrader, Anda dapat memunculkan grafik dari mata uang yang Anda inginkan dengan cara klik kanan di quote harga mata uangnya (di menu window sebelah kiri), setelah itu pilih Chart Window. Sedangkan untuk pengguna platform lain silahkan menghubungi pihak vendor ataupun brokernya untuk caranya.

 

Arti pergerakan grafiknya:

Untuk mata uang yang base currency-nya USD (USD/JPY, USD/CHF, USD/….)

– Bila grafiknya bergerak naik, hal tersebut menunjukkan mata uang USD sebagai basenya sedang dalam keadaan menguat dan mata uang pembandingnya (contoh: JPY, CHF) adalah kebalikannya yaitu melemah, sehingga bila grafik USD/JPY bergerak naik itu berarti mata uang Jepang Yen sedang melemah terhadap USDollar dan USDollar sedang menguat terhadap mata uang Jepang Yen

 

– Bila grafiknya bergerak turun, hal tersebut menunjukkan mata uang USD sebagai basenya sedang dalam keadaan melemah dan mata uang pembandingnya (contoh: JPY, CHF) adalah kebalikannya yaitu menguat, sehingga bila grafik USD/CHF bergerak turun itu berarti mata uang Swiss Franc sedang menguat terhadap USDollar dan USDollar sedang melemah terhadap mata uang Swiss Franc

 

Untuk mata uang yang base currency-nya bukan USD (EUR/USD, GBP/USD, …/USD)

– Bila grafiknya bergerak naik, hal tersebut menunjukkan mata uang USD sedang dalam keadaan melemah dan mata uang basenya (contoh: EUR, GBP) adalah kebalikannya yaitu menguat, sehingga bila grafik GBP/USD bergerak naik itu berarti mata uang USDollar sedang melemah terhadap Poundsterling, dan Poundsterling sedang menguat terhadap mata uang USDollar

 

– Bila grafiknya bergerak turun, hal tersebut menunjukkan mata uang USD sedang dalam keadaan menguat dan mata uang basenya (contoh: EUR, GBP) adalah kebalikannya yaitu melemah, sehingga bila grafik EUR/USD bergerak turun itu berarti mata uang USDollar sedang menguat terhadap Euro, dan Euro sedang melemah terhadap mata uang USDollar